Pelaksanaan Pertemuan Tingkat Desa ( PTD ) Stikes Wira Medika PPNI Bali

  • 22 April 2014
  • Oleh: peguyangan
  • Dibaca: 6696 Pengunjung

Salah satu langkah awal yang diadakan mahasiswa stikes wira medika PPNI bali di banjar dakdakan kelurahan peguyangan pada tanggal 4 april 2014 adalah dengan mengadakan pertemuan tingkat desa yang diadakan di balai banjar dakdakan kelurahan peguyangan dimana dalam pertemuan ini dihadiri oleh Sekretaris Camat Denpasar Utara, Sekretaris Kelurahan Peguyangan, Ketua Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat STIKES Wira Medika PPNI Bali, Kepala UPT Puskesmas III Denpasar Utara, Kepala Lingkungan Dakdakan, Kelian Adat Banjar Dakdakan, Penglingsir Adat Banjar Dakdakan, Tim Penggerak PKK Lingkungan Dakdakan, Kader Posyandu Balita Lingkungan Dakdakan, Ketua Jumantik Kelurahan Peguyangan, Kepala Keamanan Lingkungan “Jaga Baya” Banjar Dakdakan, Ketua STT Swastika Lingkungan Dakdakan, Pembimbing Praktek Profesi Komunitas STIKES Wira Medika PPNI Bali dan Mahasiswa STIKES Wira Medika PPNI Bali serta masyarakat banjar dadakan yang turut serta dengan antusiasnya dalam acara ini.Dalam acara ini dilakukan pemaparan hasil PTD dan penyerahan mahasiswa dari Ketua Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat STIKES Wira Medika PPNI Bali kepada Camat Denpasar Utara, dari Camat Denpasar Utara kepada Kepala UPT Puskesmas III Denpasar Utara, dari Kepala UPT Puskesmas III Denpasar Utara kepada Lurah Peguyangan dan terakhir diserahkan kepada Kepala Lingkungan banjar dakdakan.Tidak hanya itu, dalam pertemuan ini juga dipaparkan karakteristik masyarakat dan kondisi geografis banjar dakdakan oleh kepala lingkungan banjar dakdakan agar mempermudah mahasiswa STIKES Wira Medika PPNI Bali dalam melaksanakan kegiatan yang akan diadakan untuk selanjutnya.Dimana bertujuan untuk penggerakan dan pemberdayaan masyarakat dalam segala upaya memfasilitasi yang bersifat persuasif dan tidak memerintah yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, perilaku dan kemampuan masyarakat dalam menemukan, merencanakan dan memecahkan masalah dengan menggunakan sumber daya atau potensi yang mereka miliki termasuk partisipasi dan dukungan tokoh – tokoh masyarakat serta LSM yang ada dan hidup di masyarakat.Penggerakan dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan akan menghasilkan kemandirian masyarakat di bidang kesehatan, dengan demikian penggerakan dan pemberdayaan masyarakat merupakan proses, sedangkan kemandirian merupakan hasil. Karenanya kemandirian masyarakat di bidang kesehatan bisa diartikan sebagai kemampuan untuk dapat mengidentifikasi masalah kesehatan yang ada di lingkungannya, kemudian merencanakan dan melakukan cara pemecahannya dengan memanfaatkan potensi setempat tanpa tergantung pada bantuan dari luar. Sehingga pada akhirnya terwujud masyarakat banjar dakdakan yang semakin sehat dan sejahtera.


  • 22 April 2014
  • Oleh: peguyangan
  • Dibaca: 6696 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Anak Agung Gede Agung Dharma Putra,SIP.,MAP

Apakah Informasi yang tersaji pada Website Kelurahan Peguyangan Kecamatan Denpasar Utara, bermanfaat bagi Anda?