SD 1 PEGUYANGAN NABUNG SAMPAH

  • 12 Juni 2013
  • Oleh: peguyangan
  • Dibaca: 792 Pengunjung
SD 1 PEGUYANGAN NABUNG SAMPAH Gerakan peduli dan cinta terhadap lingkungan hendaknya kita tanamkan sejak dini, mulai dari hal yang kecil dengan membiasakan membuang sampah pada tempatnya dan lain sebagainya yang kemudian akan mampu ditularkan kepada lingkungan sekitar dalam bentuk yang lebih luas. Dengan program clean n green dan tata kelola sampah Kelurahan Peguyangan saat ini sudah memiliki 4 Bank Sampah dari 30 Bank Sampah yang ada di Kota Denapsar sebagai binaan dari Bali Wastu Lestari dan Unilever Indonesia Foundation yang secara mandiri sudah mampu mengedukasi masyarakat lebih peduli dengan sampah khususnya sampah unorganik. Bank sampah yang keberadaannya mampu menjadi sebuah solusi mengurangi dampak negative dari sampah plastic. Keberadaan bank sampah ini juga dimanfaatkan oleh siswa-siswi SD 1 Peguyangan yang secara rutin menabung di Bank Sampah Sarana Gathi. Awalnya memang butuh sebuah paksaan dari pihak sekolah untuk memulai namun seirung perjalanan waktu dengan bimbingan Pak Nama selaku guru sekkolah, anak-anak ini kemudian secara mandiri dan penuh kesadaran setiap hari jumat mengumpulkan sampahnya dan memilah menurut jenisnya yang kemudian ditimbang di Bank Sampah dan hasilnya dimasukan dalam buku tabungan. Dengan kepolosannya ketika ditanya anak-anak ini berharap ketika hari kenaikan kelas nanti uang yang dikumpulkan bisa digunakan untuk merayakannya dengan makan-makan dan tentunya tidak lagi memberatkan orang tua mereka. Pak Made Warsa selaku manajer bank sampah menyampaikan bahwa awalnya anak-anak membawa sampah yang masih bercampur, namun setelah diarahkan akhirnya anak-anak ini mampu memilahnya. Bahkan sudah mampu menularkan perilaku ini ke rumah dengan mengajak orang tua mereka secara sadar datang menabungkan sampahnya di bank sampah ini. Yusswara selaku Lurah menyampaikan, anak – anak ini memiliki peran penting sebagai agen perubahan dan peran perempuan sebagai penggerak masyarakat yang dapat mendukung pembangunan sanitasi yang memang kini belum berjalan optimal. Masa kanak kanak memang masa yang paling tepat untuk menanamkan nilai kebaikan terutama kebersihan dan kesehatan,” ujarnya. Bank Sampah merupakan kegiatan kampanye publik yang bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya sanitasi dan diharapkan adanya perubahan perilaku hidup bersih di kalangan masyarakat. Memandang sampah sebagai sesuatu yang harus dipertanggungjawabkan oleh semua orang, bukan saja pemerintah.

  • 12 Juni 2013
  • Oleh: peguyangan
  • Dibaca: 792 Pengunjung

Artikel Terkait Lainnya

Anak Agung Gede Agung Dharma Putra,SIP.,MAP

Apakah Informasi yang tersaji pada Website Kelurahan Peguyangan Kecamatan Denpasar Utara, bermanfaat bagi Anda?